Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melakukan Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI pada Senin, 15 Februari 2016, di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I. Rapat Kerja ini dipimpin oleh Tamsil Linrung.

Menurut  laporan dari sekretariat, rapat kerja kemristekdikti dan komisi VII DPR RI agenda rapat ini perihal “Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK TA 2014” dan juga pengawasan yang dibahas bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, serta Kepala LPNK yang dihadiri Kepala BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir) Jazi Eko Istiyanto, Kepala BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) Djarot Sulistio Wisnubroto, Kepala BIG (Badan Informasi Geospasial) Priyadi Kardono, Kepala BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) Unggul Priyanto, Kepala LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Thomas Djamaluddin, Kepala LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Iskandar Zulkarnain.

Rapat kerja ini juga membahas opini BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) 2013 dan 2014 atas laporan keuangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan LPNK (Lembaga Pemerintah Non Kementerian) serta rekap temuan hasil pemeriksaan BPK 2014 di Kemristekdikti dan LPNK.

Rapat Kerja diawali dengan perkenalan diri anggota fraksi-fraksi di Komisi VII DPR RI. Kemudian dilanjutkan dengan paparan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir. Dalam  paparannya Nasir menjelaskan mengenai; 1) Rekapitulasi Tindak Lanjut Ikhtisar Hasil Pemeriksaan BPK Republik Indonesia Tahun 2015 atas Laporan Keuangan Tahun 2014, 2) Penyelesaian Aset Tanah dan Rumah Dinas, 3) Anggaran Tahun 2016 yang Belum Disetujui, 4) APBN Kemristekdikti Tahun 2016, 5) Dampak jika Anggaran yang di Blokir Tahun 2016 (Tidak Disetujui), 6) Rencana Pelaksanaan Kegiatan Kemristekdikti jika Anggaran Tahun 2016 yang diblokir (Disetujui), 7) Dampak jika Anggaran LPNK Tahun 2016 yang diblokir Tidak Disetujui, dan 8) Rencana Pelaksanaan Kegiatan para LPNK jika Anggaran Tahun 2016 yang diblokir Disetujui.

Kegiatan strategis Kemristekdikti dan LPNK perihal 5 rencana Tahun 2016 – 2019 yang diajukan pada Komisi VII DPR RI yaitu;

  1. Pengembangan dan Pengelolaan Kawasan Puspiptek
  2. Pengembangan STP (Science dan Technology Park)
  3. Pengembangan penelitian biologi moluker oleh LBM Eijkman
  4. Riset Litbang
  5. Pengembangan Teknologi Industri
  6. Penguatan Inovasi Industri
  7. Pengembangan Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT)

(ard/bkkp)