Bandung – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung (24/2). Pada kesempatan tersebut, rombongan Komisi X yang dipimpin oleh Ferdiansyah, SE, M.M yang juga diikuti oleh sejumlah anggota DPR RI Komisi X antara lain Nico Siahaan dan Hj. Popong Djundjunan. Rombongan diterima oleh Rektor Unpad, Rektor Univ Siliwangi, Rektor Institut Seni Budaya (ISBI), Rektor Universitas Pendidikan Indonesis (UPI) beserta Para Wakil Rektor dan pejabat Kemenristekdikti antara lain Direktur Kemahasiswaan Dr. Didin Wahyudin serta Direktur Karir dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Prof. Dr. Bunyamin Miftah. Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat beserta jajarannya.

Menurut Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi X, tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk membahas program BOPTN, program beasiswa, dan kepangkatan dosen. Acara dilangsungkan di Kampus Unpad  Jatinangor dan diawali dengan makan siang.

Anggota Komisi X Popong Djundjunan menyoroti pentingnya perguruan tinggi mencetak kualitas guru yang berkompeten serta bagaimana memaksimalkan rendahnya anggaran penelitian di perguruan tinggi.

“Peran pemerintah daerah untuk bersinergi dengan perguruan tinggi sehingga menghasilkan hasil penelitian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat”, tambah Nico Siahaan.

Rektor Unpad mengemukakan, peran profesor adalah untuk dapat menghasilkan lebih banyak doktor dan profesor muda. Demi mendorong semakin banyak lahirnya generasi muda yang berkualitas untuk masa depan bangsa. Hal itu perlu dilakukan demi kredibilitas Guru Besar di era sekarang.

Maftuh mengatakan, “Proses kepangkatan dosen yang sekarang dapat dilakukan lebih cepat serta menjawab pertanyaan bahwa jurnal penelitian yang diakui tidak hanya bergantung SCOPUS terutama untuk disiplin ilmu lain yang beragam seperti seni”.

Rektor Unpad menyatakan bahwa pertemuan sejenis antara pihak perguruan tinggi, pemerintah pusat, dan daerah serta anggota DPR RI perlu digalakan untuk mencari solusi langsung persoalan yang ada di bidang pendidikan tinggi. (sb/bkkpristekdikti)